KOMUNITAS MUDA MUDI JAWA TENGAH

SYAH PUTRI PERTIWI
Powered By Blogger

Sabtu, 31 Juli 2010

Dia lah cermin Sejati ku

Selasar bercermin
Selasar bernaung
Kutaruhkan jati bersemayam hati
Renungkan pemikiran nan pernah bergelimang
Sejatiku Hatiku Harapanku Pancaranku
Merekah dalam balutan bunga bunga tulip
Mendayu serupa musim yang tak mampu
Berkata ataupun.........
Jawab lah sendiri \\\\
Carikan bayanganku
Carikan mentariku

Jauhnya Dia dari pandangan ku

Tlah dia lewati hari bersama sang sephia
Tlah dia lewati malam bersama sang penakluk kota
dari kota, hingga ke pulau telah terjajah
Namun Apa yang dia dapatkan
Sampai usianya pun semakin Menua
Kecantikan bukan jaminan
Ketampanan bukan pula hasutan kalbu
Lalu, terangkah jalan nya yang telah tertempuh
Terangkah hatinya, ketika kesepian semakin menjurat Tinggi
Kasihan aku padanya
Kasihan aku pada kesepian nya
Tanpa seorang pendamping yang cukup waktu
Ketika senyum palsunya serasa bahagia
Ketika Statusnya mencoba Mendekat
Tapi sayang, Kali ini aku hanya bisa tertawa pada pesaing nya

PEREMPUAN KOTA BERHATI BAJING

Engkau tawarkan asa mu via chat
Engkau tawarkan rupiahmu untuk sejumlah adam
Sadarkan engkau jika hidupmu semakin menua,
Mengalirkan gurat gurat sendu diantara tiyang bergerigi
Lajang mu semakin mensayu
Layu, Rapuh tanpa sephia mu
Terus mendekat, Mencari, dan Menghampiri ke kota ku
Tapi maaf, Aku tidak pernah menanamkan cinta itu
Padamu.......yhah.....padamu......
Cari lah pengganti rokokmu......
Perjual belikan via Komunitas Lajang Lapuk mu
Dan Jangan lah engkau hampiri kehidupan ku bersama impian
Disampingku nan coba tengah berdiri dengan tertatih